Anda dapat menemukan pemandangan pantai mengagumkan di kota Cancun dan sekitarnya, hotel dan resort yang terbaik di Cancun, galeri foto terbaik dengan beberapa koleksi foto tempat-tempat di mana Anda bisa pergi. Beberapa tempat terbaik yang dapat Anda cek di sini untuk tinggal termasuk Royal Solaris Cancun, Oasis Cancun, Moon Palace Cancun, The grand cancun resort, Riu Cancun dll. Ini adalah beberapa tempat terbaik yang dapat Anda manfaatkan. Tempat-tempat ini sangat dekat dengan laut pantai di mana Anda dapat menikmati hari Anda.
Anda dapat menemukan pemandangan pantai mengagumkan di kota Cancun dan sekitarnya, hotel dan resort yang terbaik di Cancun, galeri foto terbaik dengan beberapa koleksi foto tempat-tempat di mana Anda bisa pergi. Beberapa tempat terbaik yang dapat Anda cek di sini untuk tinggal termasuk Royal Solaris Cancun, Oasis Cancun, Moon Palace Cancun, The grand cancun resort, Riu Cancun dll. Ini adalah beberapa tempat terbaik yang dapat Anda manfaatkan. Tempat-tempat ini sangat dekat dengan laut pantai di mana Anda dapat menikmati hari Anda.
Teks kuno Cina sejak milenium pertama SM menyebutkan kelompok-kelompok orang tinggal di timur-jauh kaukasia disebut sebagai Bai, Yeuzhi, dan Tocharians. Tidak ada teks yang sepenuhnya mengungkapkan bagaimana atau mengapa orang-orang ini tinggal dan berakhir di atas sana.
Semasa sekolah dulu, di mata pelajaran
ekonomi, kita pernah diajarkan mengenai konsep pendapatan nasional.
Definisi pendapatan nasional ialah jumlah pendapatan yang diterima oleh
seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan
faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.
Dengan menghitung pendapatan nasional kita dapat mengetahui tingkat
kemakmuran suatu negara.
Menurut data-data yang saya dapat dari CIA
World Factbook, berikut ini boleh dikatakan 10
negara termiskin di dunia
2010 jika pendapatan nasional negara tersebut diukur
berdasarkan konsep Gross Domestic Product (GDP) per kapita. Berikut
daftarnya :
10. Mozambik – $900 (GDP per kapita)
Republik Mozambik adalah sebuah negara di
Afrika bagian selatan yang berbatasan dengan Afrika Selatan, Swaziland,
Tanzania, Malawi, Zambia dan Zimbabwe. Mozambik merupakan anggota
Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis dan Persemakmuran. Ibu kota
sekaligus kota terbesarnya ialah Maputo yang terletak di penghujung
bagian selatan.
Three men
carry a slaughtered goat away from the river bed of the Zambezi. On the
left, wrecks of army trucks. Photography by Ernst Schade
(http://www.flickr.com/photos/ernstschade/)
Menurut data IMF, antara tahun 1994-2006,
rata-rata pertumbuhan GDP tahunan negara ini sekitar 8%. Walaupun
demikian, Mozambik tetap menjadi salah salah satu negara termiskin dan
paling terbelakang di dunia. Kondisi perekonomian negara ini semakin
diperparah dengan berabagai macam problematika hidup penduduknya seperti
pecahnya perang saudara hingga gizi buruk yang banyak menimpa
anak-anak.
9. Afghanistan - $800 (GDP per kapita)
Afghanistan ialah sebuah negara yang
relatif miskin, sangat bergantung pada pertanian dan peternakan.
Ekonominya melemah akibat kerusuhan politik dan militer terkini,
tambahan kemarau panjang merupakan kesulitan bangsa antara 1998-2001.
Sebagian penduduk mengalami krisis pangan, sandang, papan, dan minimnya
perawatan kesehatan. Kondisi ini diperburuk oleh operasi militer dan
ketidakpastian politik. Inflasi menyisakan banyak masalah.
Kabul, Afghanistan.
Lebih dari 70% penduduknya hidup dengan
kurang dari $2/harinya. Perekonomian Afghanistan yang porak-poranda oleh
perang tetap bergantung pada poppy. Negara ini ialah penghasil opium
(karet kering yang disarikan dari sari biji poppy) terkemuka di dunia.
Opium merupakan bahan dasar pembuatan heroin.
Inside the
Red Cross hospital in Kabul children wake up from the nightmare of
stepping on landmines while trying to bring home food for their mothers,
brothers and sisters. Copyright: Nick Rain
(http://www.flickr.com/photos/nickrainimages/)
8. Republik Afrika Tengah – $700 (GDP per kapita)
Di negara yang beribu kota di Bangui ini
kesejahteraan penduduk sepenuhnya bergantung pada bantuan luar negeri
dan berbagai organisasi nirlaba. Seperti kebanyakan negara-negara miskin
lainnya, masalah gizi buruk dan kelaparan ialah salah satu persoalan
yang dihadapi.
Banyaknya pemilik lahan yang menjual hasil
panennya ke luar negeri menjadi salah satu faktor mengapa negara ini
kekurangan pangan. Di tahun 2006, ketika terjadi pemberontakan hebat di
negeri ini, sekitar 5000 orang mati kelaparan.
Rebel in
Central African Republic. (http://www.flickr.com/photos/hdptcar)
7. Eritrea – $700 (GDP per kapita)
Lokasi Eritrea memberinya keuntungan
mengendalikan rute laut melalui Terusan Suez. Inilah sebabnya mengapa
Italia mendirikan koloninya hanya setahun setelah pembukaan kanal pada
tahun 1869 dan mengapa Inggris menaklukkannya pada tahun 1941. Eritrea
ialah negara yang dituduh oleh Amerika Serikat karena diduga memiliki
hubungan dengan teroris. Pada tahun 2009 Menteri Luar Negeri AS, Hillary
Clinton, menuduh Eritrea memasok senjata kepada kelompok militan
al-Shabab Somalia yang diyakini memiliki hubungan dengan Al Qaeda.
Dalam sejarah diketahui bahwa Firaun Mesir
banyak mendatangkan gajah dari negara ini sebagai salah satu unit
perangnya. Namun akhir-akhir ini populasi gajah hampir punah. Selama
1955 dan 2001 tidak ada gajah-gajah yang terlihat. Diyakini hewan
tersebut hampir punah karena menjadi salah satu korban perang yang
sedang berlangsung di Eritrea. Sebagai tambahan informasi, di negara
ini hanya memiliki 824 sekolah dan 2 universitas.
Girl
collecting silt on the outermarches of the river Cacheu. Photography by
Ernst Schade (http://www.flickr.com/photos/ernstschade)
6. Niger – $700 (GDP per kapita)
Di negara yang beribu kota di Niamey ini
lebih dari 80% lanskapnya tertutup oleh luasnya gurun sahara. Sementara
di sekitar sungai Niger, savana banyak dijumpai. Lebih dari 5000 tahun
yang lalu lahan tersebut sebenarnya ditutupi dengan padang rumput subur.
Namun perubahan telah terjadi di 2000 tahun terakhir.
Luas negara ini dua kali ukuran Prancis,
namun dari 10.000 km panjang jalan raya yang dimiliki, kurang dari 800
km yang diaspal. Semua jalan beraspal berada di dalam kota. Tidak ada
jalan beraspal yang menghubungkan kota satu sama lain. Niger adalah
eksportir terbesar uranium. Sama seperti negara-negara miskin lainnya,
hanya sekitar 1 dari 4 orang yang pernah bersekolah. Alutsista Niger
juga sangat minim, dimana negara ini hanya memiliki sekitar 12.000
tentara dan 4 pesawat terbang!
Truck in
niger with illegal emmigrants.
(http://www.flickr.com/photos/claudebarutel/)
5. Guinea-Bissau – $600 (GDP per kapita)
Sebagai salah satu negara dengan GDP per
kapita terendah, lebih dari dua-pertiga dari penduduknya hidup di bawah
garis kemiskinan. Perekonomian terutama bergantung pada pertanian,
perikanan, kacang mete dan kacang tanah sebagai ekspor utama. Suatu
periode panjang ketidakstabilan politik telah menyebabkan aktivitas
ekonomi tertekan, memburuknya kondisi sosial, dan meningkatkan
ketidakseimbangan makro-ekonomi.
Setelah beberapa tahun kemerosotan ekonomi
dan ketidakstabilan politik, pada tahun 1997, Guinea-Bissau memasuki
sistem moneter CFA Franc , yang menyebabkan stabilitas moneter internal.
Perang sipil yang terjadi pada tahun 1998 dan 1999 dan kudeta militer
pada bulan September 2003 kembali menggangu kegiatan ekonomi.
Mulai sekitar 2005, para pengedar narkoba
yang berbasis di Amerika Latin mulai menggunakan Guinea-Bissau, bersama
dengan beberapa negara tetangga Afrika Barat, sebagai titik
transshipment ke Eropa untuk pengedaran kokain.
They now
have to live in crowded tents and makeshift huts.
(http://www.flickr.com/photos/unhcr/)
4. Somalia – $600 (GDP per kapita)
Tidak seperti kebanyakan negara Afrika
lainnya, Somalia belum pernah secara resmi dijajah oleh negara manapun.
Upaya Kerajaan Inggris untuk membangun koloni di sana berhasil dihalau.
Sementara Somalia yang terletak di Afrika Timur itu memiliki hubungan
dekat dengan dunia Arab karena sebagai salah satu anggota Liga Arab.
Mungkin karena latar belakang Islam, Somalia memiliki salah satu tingkat
penderita HIV dan infeksi AIDS terendah. Somalia menjalin persahabatan
dengan Uni Soviet untuk membangun militer terbesar di Afrika. Namun
sayangnya itu terbukti tidak efektif untuk menahan perang sipil yang
pecah pada tahun 1991.
One man
covering a world of conflict. (http://www.flickr.com/photos/hotzone)
Dalam
beberapa tahun terakhir orang-orang miskin di Somalia telah menemukan
cara baru untuk mendapatkan uang. Hal tersebut tak lain dengan cara
pembajakan kapal internasional dan mengambil kru dan kargo sebagai
sandera. Pembajakan di Somalia telah menjadi begitu umum. Ketika
anak-anak muda tumbuh dewasa mereka ingin menjadi bajak laut karena di
situlah uang berada. Perusahaan internasional diwajibkan membayar uang
tebusan kepada bajak laut antara 1-20 juta dolar hanya untuk
mendapatkan kapal kembali. Bahkan tebusan untuk sebuah kapal tanker yang
mengangkut minyak dapat senilai seratus juta dolar.

Sixteen
million people in eastern Africa are in need of emergency food aid and
the threat of starvation is severe, according to FAO’s latest report on
the Food Supply Situation and Crop Prospects in sub-Saharan Africa.
(http://flickr.com/photos/queenofrock/)
3. Liberia – $500 (GDP per kapita)
Liberia adalah salah satu dari sedikit
negara di Afrika yang belum dijajah oleh bangsa Eropa. Sebaliknya,
Liberia didirikan dan dijajah oleh para budak yang melarikan diri dari
Amerika. Budak ini terdiri elite negara dan mereka mendirikan
pemerintahan yang mirip dengan Amerika Serikat.
Pada tahun 1980 presiden Liberia
digulingkan dan diikuti periode perang sipil. Setelah memakan korban
ratusan ribu orang, Liberia berada dalam krisis ekonomi yang mendalam.
Statistik menunjukkan bahwa sekitar 90% dari penduduk hidup di bawah $
1,25 /hari. Sebagai salah satu dari 3 negara termiskin di dunia, Liberia
memiliki tingkat pengangguran mencapai 85%.

Street
scene, Monrovia, Liberia. (http://www.flickr.com/photos/34587605@N03/)
2. Burundi – $300 (GDP per kapita)
Perang antar suku menjadi pemandangan yang
selalu dapat dijumpai di sini. Burundi sangat miskin dikarenakan mereka
tidak pernah benar-benar punya waktu untuk damai diantara perang sipil
yang abadi. Korupsi, akses masyarakat miskin terhadap pendidikan, dan
persentase yang tinggi dari HIV dan AIDS adalah semua hal yang dikenal
mengenai Burundi.
Sekitar 80% dari penduduknya hidup dalam
garis kemiskinan dan menurut Program Pangan Dunia 57% dari anak di bawah
5 tahun menderita kekurangan gizi kronis. 93% dari pendapatan Burundi
berasal dari penjualan ekspor kopi. Menurut sebuah penelitian yang
dilakukan di 178 negara, penduduk Burundi memiliki kepuasan hidup
terendah di dunia dan hampir seluruhnya hidup bergantung pada bantuan
asing.

A Batwa
woman with her child in Mirombero Colline in the Burundian province of
Bubanza, north of Bujumbura. (http://www.flickr.com/photos/un_photo/)
1. Republik Demokratik Kongo – $300 (GDP per kapita)
Negara ini dulunya dikenal dengan nama
Zaire (diantara tahun 1971-1997). Negara yang menggunakan bahasa Prancis
sebagai bahasa resminya ini kondisinya porak-poranda oleh perang.
Perang Kongo kedua pecah pada tahun 1998. Perang yang melibatkan
setidaknya 7 tentara negara asing ini adalah konflik paling mematikan di
dunia sejak Perang Dunia II dimana telah menewaskan 5.400.000 orang. Di
Afrika perang ini disebut sebagai Perang Dunia Afrika. Diperkirakan
pada tahun 2010 setidaknya 45 000 orang di Kongo tewas setiap bulannya.

Running for
cover in the rain at Kibati camp just North of Goma in the Democratic
Republic of Congo (DRC). Fighting between rebels and government forces
has escalated and has forced 250,000 people from their homes in eastern
DRC. Kibati camp is only 20km from the closest pocket of fighting and
has been shelled by the rebels within the last seven days. November 12,
2008. Photographs by Thomas Lay
(http://www.flickr.com/photos/shelterboxuk/)
Kongo juga dikenal sebagai salah satu
tempat terakhir di bumi yang memiliki suku kanibal. Seseorang dari suku
Mbuti kerdil berkisah bahwa orang-orang mereka diburu dan dimakan
seperti binatang oleh suku-suku tetangga. Memakan manusia adalah cara
untuk bertahan hidup dalam kelaparan yang mempengaruhi sekitar 67% dari
populasi. Kongo juga diyakini sebagai tempat terburuk di dunia untuk
wanita, karena ia memiliki tingakat pemerkosaan paling tinggi dalam
setahun. Warga setempat percaya bahwa “tidur” dengan seorang gadis
perawan akan menyembuhkan AIDS.
Camp de
Kahe, Kitchanga, Democratic Republic of Congo.
(http://www.flickr.com/photos/unhcr/)
Demikianlah daftar 10 negara termiskin
berdasarkan pengukuran GDP per kapita menurut CIA World Factbook. Saya
tidak tahu pasti apakah hasil kalkulasi dan perangkingan diatas sama
dengan data yang dirilis oleh IMF. Namun yang pasti,
data dari CIA World Factbook diatas sangat layak untuk dijadikan
referensi yang valid dan memiliki kredibilitas.
Oh ya, mungkin ada yang bertanya, di
ranking berapakah posisi Indonesia dalam daftar tersebut?
Ternyata Indonesia nangkring di posisi 155
dari 227 negara yang terdaftar. Indonesia yang memiliki $4000 GDP per
kapita masih berada jauh di bawah negara tetangga Singapura (rank 8
dengan $50.300), Malaysia (rank 77 dengan $14.800) dan Thailand diposisi
120. Namun posisi Indonesia masih sedikit lebih tinggi dibanding
Filipina dan Vietnam. Entah, kita harus senang atau sedih melihatnya?(Dipta)
Sumber Data :
https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/
http://en.wikipedia.org
Proyek SERPO ialah
sebuah dugaan adanya program pertukaran informasi rahasia antara
pemerintahan Amerika Serikat dengan entiti asing dari planet Serpo.
Proyek inilah yang kemudian melahirkan beberapa teori konspirasi
mengenai hubungan yang terjalin antara manusia dengan makhluk cerdas
luar angkasa (alien) selama 30 tahun terakhir.
Menurut versi yang paling umum
diceritakan, adanya hubungan kerja sama antara kedua makhluk cerdas beda
planet ini bermula dari kasus alien yang berhasil selamat dari
kecelakaan di dekat Roswell pada tahun 1947 (baca kisah peristiwa
Roswell di sini). Konon, alien
yang terluka parah tersebut dirawat secara intensif oleh pasukan militer
Amerika hingga kesehatannya sembuh total, dan kemudian dipulangkan ke
planet asalnya. Atas dasar itulah kemudian lahir hubungan kerja sama
antara pemerintah Amerika dengan planet asal alien Roswell – yang
dikatakan sebagai sebuah planet di sistem bintang Zeta Reticuli.
Memang, planet yang disebut-sebut berada
di Zeta Reticuli itu memiliki banyak sejarah di dunia Ufologi. Ia kerap
disebutkan dalam beberapa kasus penculikan manusia yang dilakukan alien
(Alien Abduction) seperti pada kasus Betty dan Barney Hill. Dunia
Ufologi juga mengklaimnya sebagai wilayah tempat berdiamnya suatu ras
alien yang disebut sebagai Grey.
Kemudian kisah tersebut juga menyebutkan
bahwa dua belas personel militer AS kemudian mengunjungi planet itu
antara tahun 1965 dan 1978. Namun dikatakan kunjungan mereka tidak
berhasil akibat adanya beberapa masalah dalam perjalanan menuju ke sana
(terdapat kontradiksi dengan sumber-sumber lainnya).
Dokumen proyek Serpo yang muncul ke
permukaan masyarakat diduga dengan sengaja dibocorkan oleh “orang
dalam”. Victor Martinez, mantan pegawai pemerintah yang
mengkoordinasikan aktivitas komunikasi email menuturkan bahwa seseorang
yang tidak ingin diketahui identitasnya membeberkan informasi rahasia
milik Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (DIA) dan berkisah
mengenai sebuah pertemuan yang tidak biasa.
Narasumber yang tak ingin diketahui
identitasnya tersebut menuturkan kepadanya mengenai adanya kontak serta
kunjungan makhluk luar angkasa dengan unsur-unsur pemerintahan AS selama
beberapa dekade. Menurut informasi, pertemuan itu dilakukan secara
rahasia di pulau Akau. Pulau Akau adalah bagaian dari Pulau Atol
Johnston yang terletak 750 mil barat-daya Honolulu, Hawai.
Sumber-sumber lainnya mengatakan bahwa
pesawat-pesawat makhluk luar angkasa yang mendarat berasal dari sebuah
planet di sistem bintang Zeta Reticuli, yang disebut oleh personel AS
sebagai “Ebens”. Dan konon, makhluk-makhluk Ebens tersebut telah bertemu
dengan 18 wakil dari AS, PBB, Rusia, China, Vatikan dan tamu-tamu
tertentu lainnya. Perwakilan AS termasuk lima personil militer, dua
orang perwira intelijen, seorang ahli bahasa, dan seorang perwakilan
pemerintahan.

Ilustrasi.
12 personil militer yang dikirim ke Zeta Retaculi yang kisahnya
diceritakan di bawah ini.
Berikut ini ialah penuturan seorang
narasumber misterius yang mengaku mengetahui secara detail proyek
tersebut :
Pertama saya ingin memperkenalkan diri. Nama saya …..(minta dirahasiakan). Saya adalah pensiunan pegawai Pemerintah AS. Saya tidak akan berkisah secara detail mengenai masa lalu saya. Saya terlibat dalam program khusus.
Adapun kisah Roswell, hal itu benar terjadi, namun tidak seperti buku-buku cerita. Ada dua lokasi kecelakaan. Satu di barat daya Corona, New Mexico dan situs kedua di Pelona Peak, New Mexico.
Kecelakaan melibatkan dua pesawat luar angkasa. Situs Corona ditemukan sehari kemudian oleh tim penyelidik. Tim ini melaporkan lokasi kecelakaan untuk departemen kepolisian daerah Lincoln County. Seorang deputi tiba keesokan harinya dan memanggil polisi negara. Satu entitas makhluk asing didapati hidup dan bersembunyi di balik bebatuan. Entitas tersebut diberikan minum tetapi menolak. Kemudian ia dibawa ke Los Almos.
Mayat-mayat lain dibawa ke Los Alamos National Laboratory kerena memiliki sistem pembekuan yang memungkinkan tubuh tetap beku untuk penelitian. Sedangkan puing-puing pesawat dibawa ke Roswell, kemudian ke Wright Field, Ohio.
Situs kedua ditemukan Agustus 1947 oleh dua peternak. Mereka melaporkan temuannya beberapa hari kemudian dengan kepala polisi daerah Catron County, New Mexico. Karena lokasinya yang terpencil, perlu beberapa hari untuk membuat akses jalan ke lokasi kecelakaan. Setelah di lokasi, kepala polisi mengambil foto dan kemudian kembali ke Datil.
Sandia Army Base, Albuquerque, New Mexico kemudian diberitahu. Sebuah tim pemulihan dari Sandia mengambil beberapa bukti, termasuk enam jasad alien. Jasad-jasad itu dibawa ke Sandia Base, namun kemudian dipindahkan ke Los Alamos.
Kami menjalin komunikasi dengan entitas hidup dan ia memberi tahu lokasi planet asalnya. Entitas itu tetap hidup hingga 1952. Sebelum kematiannya, ia memberi kami penjelasan lengkap mengenai benda yang ditemukan di lokasi kecelakaannya dulu. Satu benda berfungsi sebagai alat komunikasi untuk melakukan kontak dengan planet asalnya.
Entah bagaimana, saya tidak tahu persis informasi ini, tetapi pertemuan pertama terjadi April 1964 di dekat Alamogordo, New Mexico. Beberapa Alien mendarat dan mengambil mayat rekan mereka yang mati. Informasi yang dipertukarkan. Komunikasi dalam bahasa inggris. Alien memiliki perangkat terjemahan.
Pada tahun 1965, kami memiliki program pertukaran dengan alien. Kami dengan hati-hati memilih 12 personil militer. Sepuluh pria dan dua wanita. Mereka dilatih, diperiksa dan dengan hati-hati dihapus dari sistem militer. Ke-12 orang tersebut adalah ahli dalam berbagai spesialisasi.
Di dekat bagian utara Nevada Test Site, alien mendarat dan 12 orang Amerika pergi bersama mereka. Rencana kami ialah mengirim mereka untuk tinggal 10 tahun di sana dan kemudian dipulangkan ke Bumi.
Tapi sesuatu yang tidak beres terjadi. Tahun 1978 mereka kembali ke lokasi yang sama di Nevada. Tujuh pria dan seorang wanita kembali. Dua meninggal di planet makhluk asing itu. Dua lainnya memutuskan untuk tetap tinggal. Dari delapan yang kembali, kini semua telah meninggal. Yang terakhir meninggal pada tahun 2002.
Mereka yang kembali diisolasi dari tahun 1978 hingga 1984 di berbagai instalasi militer. Air Force Office of Special Investigation (AFOSI) bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan. AFOSI juga melakukan sesi tanya jawab dengan mereka.
Bagaimana tanggapan kawan-kawan mengenai
proyek Serpo ini? Apakah skeptis, tidak percaya sama sekali, atau
benar-benar meyakini bahwa sebenarnya manusia telah melakukan kontak
sedekat itu dengan makhluk cerdas luar angaksa?(Dipta)
Note : Artikel di atas hanyalah sebatas
sinyalemen/dugaan, yang kebenarannya masih dipertanyakan.
Sources :
www.ufodigest.com
www.serpo.org
www.en.wikipedia.org
www.ufodigest.com
www.serpo.org
www.en.wikipedia.org
Relief Ramesses II
Kisah mengenai Mukjizat Nabi Musa
(Moses) yang membelah Laut Merah dengan tongkatnya untuk menghindari
kejaran Fir’aun dan bala tentaranya tentunya sudah tak asing lagi
ditelinga kita. Di kitab suci Al-Qur’an dan Alkitab, kronlogi pengejaran
dikisahkan begitu gamblang walaupun terdapat sedikit perberbedaan kisah
diatara keduanya. Namun yang pasti, kedua kitab suci tersebut
mengisahkan kepada kita mengenai akhir yang menggembirakan bagi Musa
beserta Kaum Bani Israel karena dapat meloloskan diri dari kejaran
Fir’aun beserta bala tentaranya. Dan bagi sang Fir’aun, ia justru
menemui ajalnya setelah tenggelam bersama pasukannya di Laut Merah.
Walaupun Al-Quran dan Alkitab sudah
cukup jelas mengisahkan kronologi peristiwa itu terjadi, namun masih
terdapat teka-teki mengenai siapa sebenarnya Fir’aun yang memimpin
pengejaran terhadap Musa beserta kaum Bani Israel? Al-Quran dan Alkitab
tidak menyebutkan secara mendetail siapakah Fir’aun yang dimaksud.
Fir’aun (Pharaoh) merupakan gelar yang diberikan kepada raja-raja
Mesir kuno. Asal usuI istilah Fir’aun sebetulnya merujuk kepada nama
istana tempat berdiamnya seorang raja, namun lama – kelamaan digunakan
sebagai gelar raja-raja Mesir kuno. Banyak Fir’aun yang telah memimpin
peradaban yang terkenal dengan penginggalan Piramida Khufu-nya itu,
mulai dari Raja Menes -sekitar 3000 SM, pendiri
kerajaan, pemersatu Mesir hulu dan hilir – hingga Mesir jatuh dibawah
kepemimpinan raja-raja dari Persia.Sejauh ini telah banyak studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi siapakah Fir’aun yang sedang berkuasa saat peristiwa keluarnya Musa beserta Bani Israel dari tanah Mesir. Berikut beberapa kandidatnya :
- Ahmose I (1550 SM – 1525 SM)
- Thutmose I (1506 SM – 1493 SM)
- Thutmose II (1494 SM – 1479 SM)
- Thutmose III (1479 SM – 1425 SM)
- Amenhotep II (1427 SM – 1401 SM)
- Amenhotep IV(1352 SM – 1336 SM)
- Horemheb (sekitar 1319 SM – 1292 SM)
- Ramesses I (sekitar 1292 SM – 1290 SM)
- Seti I (sekitar 1290 SM – 1279 SM)
- Ramesses II (1279 SM – 1213 SM)
- Merneptah (1213 SM – 1203 SM)
- Amenmesse (1203 SM – 1199 SM)
- Setnakhte (1190 SM – 1186 SM)
Dari daftar beberapa Fir’aun diatas,
nama Ramesses II selama ini memang kerap
diidentifikasikan sebagai Fir’aun yang sedang berkuasa pada saat itu.
Ia merupakan sosok Fir’aun terbesar dan terkuat yang pernah memimpin
peradaban Mesir kuno. Ramesses II juga merupakan salah satu Fir’aun yang
paling lama berkuasa, yakni 66 tahun lamanya.
Sifatnya yang kadang tirani terhadap
masyarakat kelas bawah, membuat sejarawan banyak yang berspekulasi
dengan menyebutkan ia sebagai raja yang memperbudak Bani Israel.
Walaupun demikian, tidak ada bukti arkeologi yang benar-benar memperkuat
dugaan tersebut. Selain itu periode masa hidupnya juga dikatakan tidak
cocok dengan kemungkinan terjadinya peristiwa keluaran.
Kemudian menilik ke Raja
Merneptah – putra Ramesses II – yang berkuasa setelah Ramesses
II mangkat, ia juga bukan merupakan Fir’aun yang dimaksud mengingat pada
masa pemerintahannya, Merneptah pernah mengatakan bahwa Bangsa Israel
telah tiba di tanah Kana’an. Itu artinya, peristiwa keluarnya Musa
beserta Bani Israel telah lama terjadi sebelum ia berkuasa.
Lalu bagaimana dengan Seti I,
ayah dari Ramesses II ? Bagaimanapun juga, ahli sejarah Alkitab
mengatakan peristiwa keluaran ini terjadi disekitar 1400 SM, itu jauh
dari masa pemerintahan Seti I.
Beberapa Sejarawan yang menggunakan
metode penelitian dengan cara mencocokkan kronologi di dalam
catatan-catatan peninggalan Mesir Kuno dengan perkiraan waktu keluaran
pada kitab suci menyimpulkan, kemungkinan peristiwa itu terjadi saat
Mesir kuno dibawah pimpinan Raja-raja Dinasti ke-18.
Dinasti ke-18 mencakup beberapa raja,
yakni Thutmose I (1506 SM – 1493 SM), Thutmose II (1494 SM – 1479 SM),
diselingi oleh kepempinan Fir’aun wanita yaitu Ratu Hatsepsut (1479 SM
-1458 SM) kemudian Thutmose III (1479 SM – 1425 SM).
Benarkan Thutmose II Fir’aun
yang tenggelam di Laut Merah?

Relief Thutmose II
Menurut studi yang
dilakukan oleh Sejarawan Alan Gardiner, setelah kematian Thutmose I dan
masa persinggahannya selama 40 tahun di Madyan / Midian, Musa memutuskan
untuk kembali ke tanah Mesir tempat beliau dibesarkan. Allah menugaskan
Musa untuk menyampaikan ajaran agama yang hakiki kepada Fir’aun. Pada
saat itu, Mesir dipimpin oleh Raja Thutmose II yang memperistri Ratu
Hatshepsut.
Thutmose II, menurut sejarah bukanlah
sosok Fir’aun yang hebat, sebaliknya istrinya Hatshepsut yang banyak
berperan penting bagi kemajuan kerajaan. Walaupun bukan merupakan sosok
pemimpin yang dikatakan berpengaruh, Gardiner tetap meyakini Thutmose II
merupakan kandidat terkuat fir’aun yang melakukan pengejaran terhadap
Musa beserta kaum Bani Israel. Hal itu dikarenakan banyaknya kecocokan
dengan studi sejarah yang ia lakukan.
Garnier juga menambahakan bahwa di
pusara tempat berdiamnya mummi Thutmose II, hampir tidak ditemukan
ornamen-ornamen dan benda-benda berharga “semewah” pusara raja-raja
Mesir kuno yang lainnya. Ada kesan bahwa raja ini tidak begitu disukai
dan dihormati oleh rakyatnya, sehingga mereka tak peduli dengan kematian
sang Raja. Selain itu, kematiannya yang mendadak juga menjadi salah
satu alasannya.
Penelitian terhadap Mummi Thutmose II
yang ditemukan di situs Deir el-Bahri pada tahun 1881 mengungkapkan
bahwa terdapat banyak bekas cidera di tubuhnya, dan Mummi-nya ditemukan
tidak dalam kondisi yang bagus. Hal ini mungkin menandakan Thutmose II
mati secara tidak wajar. Apakah cidera di tubuhnya itu akibat hempasan
kekuatan gelombang Laut Merah yang secara tiba-tiba tertutup kembali?
Wallahu ‘alam Bishawab
Al-Quran sendiri mengisahkan detik-detik
terakhir kehidupan Sang Fir’aun :
Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir’aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir’aun itu telah hampir tenggelam berkatalah ia ;” Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. ( QS Yunus 90).
Dari ayat diatas kita dapat mengetahui
bahwa Fir’aun mencoba memohon kepada Allah agar ia diselamatkan ketika
air mengenggelamkan raganya. Namun sangatlah jelas bahwasannya tindakan
Fir’aun hanyalah suatu kebohongan semata sebagai alasan untuk
menyelamatkan dirinya sendiri dari maut.
Setelah sang Fir’aun tewas pada periode
pemerintahannya yang tergolong singkat, besar kemungkinan jalannya roda
pemerintahan diambil alih sementara oleh sang Ratu yang tak lain ialah
Hatshepsut sebelum akhirnya Thutmose III naik tahta.
Jika benar Thutmose II merupakan Fir’aun
yang dimaksud, ada suatu kemungkinan kronologi sejarahnya menjadi
demikian :
Pertama, Musa dibesarkan dilingkungan
kerajaan Mesir saat Thutmose I berkuasa, dan istri Thutmose I yang
menemukan bayi Musa saat hanyut di Sungai Nil.
Kedua, selang puluhan tahun setelah
Musa melarikan diri dari tanah Mesir karena ancaman hukuman mati akibat
peristiwa terbunuhnya seorang prajurit kerajaan olehnya, ia kembali
untuk menyampaikan ajaran Allah kepada Fir’aun. Namun pada saat itu
mungkin Thutmose I telah meninggal dan digantikan putranya Thutmose II.

Mummi Thutmose II
Mengapa Thutmose II Diyakini
Sebagai Firaun Yang Tenggelam di Laut Merah Sedangkan Mummi-nya Sendiri
Berhasil Ditemukan?
Pertanyaan diatas memang kerap
ditanyakan. Mereka yang bertanya kebanyakan beranggapan bahwa Jasad
Fir’aun tidak mungkin berhasil ditemukan apalagi dalam bentuk Mummi,
sebab telah tenggelam di Laut Merah bersama bala tentaranya.
Bagi kawan-kawan muslim, Al-Quran
mengisahkan kepada kita sebagai berikut :
Apakah sekarang (kamu baru percaya), padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesunguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuatan Kami. ( QS Yunus 91-92).
Tentunya ayat diatas sudah cukup
menjelaskan mengapa Allah dengan sengaja menyelamatkan jasad sang
Fir’aun.(Dipta)